www.pencarifakta.com.ǁNTT,12 Maret 2026-Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves melantik dan mengambil sumpah jabatan 113 pejabat administrator dan pengawas (eselon III dan IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok, Kamis (12/3/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Belu untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Wabup Vicente dalam kesempatan tersebut menegaskan jabatan yang dipercayakan kepada para pejabat yang dilantik bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan dedikasi.
“Jabatan yang saudara-saudari emban bukan sekadar posisi struktural, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran dan dedikasi,” tegasnya.
Ia mengatakan, pemerintah daerah menyadari tantangan pembangunan di daerah masih cukup besar. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu bekerja dengan semangat pengabdian serta memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Para pejabat yang hari ini dilantik harus mampu bekerja dengan semangat pengabdian, memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan dan tepat,” ujarnya.
Selain itu, Wabup Belu juga mengajak seluruh pejabat untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai gotong royong dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, aparatur pemerintah harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang bekerja dengan hati, mendengar aspirasi rakyat serta berkomitmen membangun daerah menjadi lebih maju.
“Kita harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang bekerja dengan hati, mendengar aspirasi rakyat dan membangun daerah ini agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.
Vicente juga mengingatkan agar para pejabat mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan bagi jajaran yang dipimpin.
Ia mengutip sebuah prinsip kepemimpinan bahwa masalah akan lebih mudah diselesaikan ketika dapat diidentifikasi dan dicatat dengan jelas.
“Ada satu hukum yang mengatakan, jika kamu menuliskan masalah dengan jelas, maka kamu sudah menyelesaikan setengah dari masalah itu. Karena itu, jadilah pemimpin yang mampu mencatat setiap persoalan dan menyelesaikannya untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan jabatan bukanlah sarana untuk berkuasa, melainkan kesempatan untuk melayani masyarakat.
“Ingat, jabatan bukan untuk berkuasa, tetapi untuk melayani. Bekerjalah dengan hati dan tunjukkan kinerja terbaik saudara-saudara,” pesannya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta berharap mereka mampu membangun kerja sama yang baik dengan seluruh jajaran perangkat daerah.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan tugas. Bangun kerja sama yang baik dengan seluruh jajaran dan jadilah pemimpin yang mampu memberi teladan,” pungkasnya.
prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Pimpinan Forkopimda, Wadansatgas Satgas Pamtas Sektor Timur, Staf Ahli dan Staf Khusus Bupati serta Dharma wanita.












