www.pencarifakta.com.ǁNTT,1 Oktober 2026-Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat ini sedang membangun 189 unit hunian sementara (Huntara) bagi warga korban rumah rusak berat dampak gempa Flores, Sabtu 15 Agustus 2026 lalu.
Tenaga Ahli BNPB, Brigjen TNI Asep Dedy Darmadi, menyampaikan, Kamis (1/10/2026).
Asep Dedy Darmadi menerangkan pihaknya mempercepat pembangunan Huntara agar masyarakat terdampak rumah rusak berat bisa segera memanfaatkannya.
Karena itu, saat sekarang sedang dibangun 189 unit Huntara dengan rincian 5 unit Huntara sudah rampung 100 persen, 41 unit dengan progres 50 hingga 90 persen, dan yang kurang dari 50 persen sebanyak 65 unit. Sedangkan 78 unit saat ini sedang dalam persiapan lahan.
“78 unit ini masih dalam proses penyiapan lahan memang bangunnya di lokasi bekas runtuhan rumah itu, tetapi harus butuh proses evakuasi tumpukan material,” ujarnya.
Asep juga menerangkan, pembangunan Huntara dilakukan oleh para vendor lokal yang dipercayakan oleh BNPB.
Lokasi pembangunan Huntara juga diminta untuk pembangunan di bagian belakang dari bekas bangunan rumah lama yang ambruk itu.
“Kita sudah minta para camat untuk menyiapkan lahan untuk pembangunan Huntara di bagian belakang bekas rumah ambruk itu, karena lahan bagian depan nanti disiapkan untuk pembangunan hunian tetap atau Huntap nantinya. Sehingga korban terdampak mendapatkan dua manfaat rumah baik Huntara maupun Huntap nantinya,” terangnya.
Asep juga menerangkan, total sementara yang akan di bangun Huntara bagi korban yang rumahnya rusak berat di Kabupaten Manggarai 1.974 unit.
“Data ini masih bersifat sementara karena masih dalam proses verifikasi dan validasi sebab masih ada gempa susulan,”ujarnya.
Asep juga mengatakan, pihaknya menargetkan pada bulan November Tahun 2026 ini semua Huntara selesai dibangun.
“Kami sudah minta Vendor agar kita targetkan November ini harus selesai. Memang ada kendala karena sebagian material untuk pembangunan Huntara ini harus diambil dari luar daerah yaitu di Surabaya,” ujarnya.


