www.pencarifakta.com.ǁNTT,24 September 2026-Lurah Langga Lero, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Irwan Febrianus Malo, ST, Rabu 23 September 2026, mengatakan, tahun 2026 mendapat bantuan rumah layak huni atau RLH dari pemerintah pusat sebanyak 30 unit rumah dengan anggaran Rp 20 juta per rumah.
Irwan mengatakan, ssecara teknis, saat ini sedang menunggu Surat Keputusan (SK) untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan 30 buah rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Kelurahan Langga Lero.
Untuk mewujudkan hal itu, katanya, beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang rencana penataan perumahan kumuh bagi masyarakat Kelurahan Langga Lero, khusus kepada warga penerima bantuan itu.
Ia mengatakan, pada prinsipnya masyarakat menyambut baik rencana pelaksanaan penataan perumahan dan lingkungan dalam wilayah Kelurahan Langga Lero.
Dalam perkembangannya, lanjut Irwan, ada sejumlah warga penerima bantuan meminta menunda dan memberikan kepada warga lain karena keterbatasan dalam hal pengadaan material lokal seperti batu, kayu dan lainnya untuk pembangunan rumah layak huni itu.
Menurut Irwan, secara ekonomi, warga tersebut kurang mampu sehingga tidak mampu untuk mengadakan bahan lokal yang harganya cukup mahal pula.
Dikatakannya, anggaran tersedia Rp 20 juta tak mampu membiayai membangun sebuah rumah baru. Anggaran sebesar itu, katanya, hanya untuk pengerjaan peningkatan saja.
Dengan mencermati keluhan warga, pihaknya mengalihkan bantuan tersebut kepada warga kurang mampu lainnya.Semua terlaksana dengan survei ketat untuk memastikan penerima bantuan itu tepat sasaran.
Ia menambahkan, berdasarkan data kelurahan, jumlah warga kurang mampu di willayah itu cukup banyak. Namun, karena keterbatasan anggaran sehingga jumlah penerima bantuan masih terbatas pula.
Walau demikian, ia berharap bantuan itu terus terjadi pada tahun-tahun mendatang agar dapat memperbaiki rumah warga di wilayah itu.


