Kabupaten Ende Raih dua Penghargaan, Bupati Alokasikan Insentif Guru Honorer

www.pencarifakta.com.ǁNTT,20 September 2026-Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dua penghargaan tersebut diraih Kabupaten Ende dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (17/9/2026) malam.

Ende berhasil meraih Juara I kategori pelayanan pendidikan serta Juara II kategori kebersihan dan pengelolaan sampah dan Indonesia ASRI. Atas capaian tersebut, Ende juga memperoleh tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp3,5 miliar.

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, mengatakan tambahan TKD tersebut akan digunakan untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kebersihan.

“Dipergunakan untuk pelayanan pendidikan dan kebersihan daerah, untuk akses pelayanan pendidikan dan insentif guru honorer serta armada pengangkut sampah,” ujar Yosef Benediktus Badeoda, melalui pesan WhatsApp kepada Pos Kupang, akhir pekan.

Untuk bidang pendidikan, anggaran tersebut akan mendukung akses pelayanan pendidikan dan insentif. Sementara pada sektor kebersihan, salah satu pemanfaatannya adalah untuk mendukung armada pengangkut sampah.

Pemerintah juga akan memanfaatkan anggaran yang tersedia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita akan menggunakan anggaran yang ada untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan dan kebersihan Kota Ende. Mari kita tingkatkan pelayanan pendidikan dan jaga lingkungan dan Kota Ende kita tercinta,” ajak Yosef Benediktus Badeoda.

Dua penghargaan yang diraih Kabupaten Ende itu menjadi bukti bahwa berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Ende mulai menunjukkan hasil. 

Bagi Yosef Benediktus Badeoda, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Disebutkannya, khususnya pada sektor pendidikan serta kebersihan dan pengelolaan lingkungan, berbagai program yang dijalankan mulai menunjukkan hasil.

“Saya sangat gembira karena Kabupaten Ende mendapat apresiasi dua kategori dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, yaitu terbaik pertama atau Juara I untuk pelayanan pendidikan dan terbaik kedua atau Juara II untuk kategori kebersihan dan pengelolaan sampah dan Indonesia ASRI,” ujar Yosef Benediktus Badeoda. 

Keberhasilan Ende meraih penghargaan di bidang pelayanan pendidikan tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak.

Karena itu, Yosef Benediktus Badeoda menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, seluruh pendidik, guru, serta para pemangku kepentingan pendidikan yang selama ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Kabupaten Ende.

“Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pelayanan pendidikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh Masyarakat,” kata Yosef Benediktus Badeoda.

Selain pendidikan, Ende juga mendapat penghargaan dalam kategori kebersihan dan pengelolaan sampah serta Indonesia ASRI. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan.

Yosef Benediktus Badeoda mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup, seluruh stakeholder lingkungan, para camat, pemerhati sampah, anak-anak sekolah, serta semua pihak yang memiliki komitmen terhadap kebersihan dan keindahan Kota Ende.

“Terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan seluruh stakeholder lingkungan, para camat, pemerhati sampah, anak-anak sekolah dan semua mereka yang berkomitmen untuk kebersihan dan keindahan Kota Ende,” ujar Yosef Benediktus Badeoda.

Sejumlah program dalam visi Ende Baru, di antaranya Ende Pintar, Ende Lestari, dan Ende Bersih, mulai memberikan dampak positif dan mendapat apresiasi.

“Semua ini membuktikan program-program Ende Baru, apakah itu Ende Pintar, Ende Lestari dan Ende Bersih, mulai membuahkan hasil,” pungkas Yosef Benediktus Badeoda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *