11 Tahun Menanti, Rumah Ibu Angela di Penkase Oeleta Kini Terang Berkat PLN

www.pencarifakta.com.ǁNTT,1 September 2026-Setelah kurang lebih 11 tahun hidup tanpa akses listrik secara mandiri, keluarga Angela Marice Kefi dan suaminya, Marden Romelus Wadu, warga RT 03/RW 01, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, akhirnya dapat menikmati terang di rumah mereka.

Kebahagiaan itu hadir melalui program Light Up The Dream (LUTD) PLN yang diwujudkan pada Jumat (28/8/2026).

Penyambungan listrik gratis tersebut menjadi kado istimewa bagi keluarga Angela menjelang Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026.

Momen tersebut turut dihadiri jajaran manajemen PLN UPT Kupang dan ULTG Kupang serta Ketua RT 03 Kelurahan Penkase Oeleta, Simon Masai.

Bagi keluarga Angela, hadirnya listrik bukan sekadar membuat rumah terang pada malam hari.

Setelah bertahun-tahun mengandalkan kondisi tanpa listrik mandiri, kini mereka memiliki kesempatan untuk menjalankan berbagai aktivitas rumah tangga dengan lebih nyaman.

Manager UPT Kupang, Hikmah Prasetia, mengatakan kehadiran listrik bagi masyarakat bukan hanya persoalan teknis penerangan, tetapi juga bagian dari kepedulian PLN dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Menurutnya, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat energi listrik.

“Listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga tentang menghadirkan kenyamanan dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berkembang. Menyambut Hari Pelanggan Nasional, kami ingin menegaskan bahwa setiap warga berhak merasakan kebahagiaan atas hadirnya energi listrik,” jelas Hikmah.

Ia berharap kehadiran listrik di rumah keluarga Angela dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung aktivitas mereka menuju kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F Eko Sulistiyono, menegaskan komitmen PLN untuk terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan akses energi.

Ia mengatakan program LUTD merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN dalam mewujudkan harapan masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik secara mandiri.

“Semangat Hari Pelanggan Nasional adalah semangat mengabdi dan mendengarkan kebutuhan masyarakat. Melalui Light Up The Dream, kami ingin mewujudkan harapan keluarga yang selama ini belum menikmati listrik secara mandiri,” kata Eko.

Eko berharap listrik yang kini menerangi rumah keluarga Angela dapat memberikan kenyamanan, mendukung aktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi energi bagi keluarga tersebut untuk mewujudkan berbagai impian ke depan.

Sementara itu, Angela mengaku sangat bersyukur setelah rumahnya kini tidak lagi gelap gulita ketika malam tiba.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama kurang lebih 11 tahun kami belum memiliki listrik sendiri. Bagi kami, ini adalah hadiah terbaik di Hari Pelanggan Nasional,” ujar Angela.

Menurutnya, hadirnya listrik akan sangat membantu berbagai aktivitas keluarganya sehari-hari.

“Sekarang rumah kami sudah terang dan tentunya sangat membantu aktivitas kami sehari-hari,” tambahnya.

Ketua RT 03 Kelurahan Penkase Oeleta, Simon Masai, turut menyampaikan apresiasi kepada PLN atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

Ia berharap kepedulian sosial melalui program seperti LUTD dapat terus menjangkau masyarakat lain yang masih membutuhkan akses listrik.

Program Light Up The Dream (LUTD) merupakan gerakan kepedulian pegawai PLN yang secara mandiri menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu biaya penyambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu.

Bagi keluarga Angela, nyala listrik yang hadir setelah 11 tahun penantian menjadi lebih dari sekadar cahaya. Terangnya rumah menjadi simbol harapan baru sekaligus bukti bahwa kepedulian dapat menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *