www.pencarifakta.com.ǁNTT,29 Agustus 2026-Pemerintah Kabupaten Belu membuka seleksi terbuka dan kompetitif untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekertaris Daerah Kabupaten Belu Tahun 2026. Pendaftaran calon peserta berlangsung mulai 31 Agustus hingga 14 September 2026.
Seleksi tersebut terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu, PNS pemerintah kabupaten/kota di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta PNS Pemerintah Provinsi NTT yang pernah bertugas di Pemerintah Kabupaten Belu dan memenuhi persyaratan.
Pembukaan seleksi tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Belu Nomor 001/800.1.2.6/PANSEL-JPTP-BELU/VIII/2026 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Tahun 2026.
Pengumuman tersebut ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si., pada 28 Agustus 2026.
Dalam surat pengumuman yang dikutip, Seperius menuliskan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif untuk pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Belu.
“Seleksi terbuka dan kompetitif untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Tahun 2026,” demikian tertulis dalam pengumuman tersebut.
Pelamar yang hendak mengikuti seleksi wajib memenuhi sejumlah persyaratan.
Pertama, berstatus PNS dengan kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV serta memiliki pangkat/golongan paling rendah Pembina Tingkat I (IV/b).
Pelamar juga harus memiliki kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan.
Selain itu, peserta wajib memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang berkaitan dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang lima tahun.
Peserta juga harus sedang atau pernah menduduki JPT Pratama, Jabatan Administrator, atau Jabatan Fungsional jenjang Ahli Madya paling singkat dua tahun.
Dari sisi usia, calon yang sedang atau pernah menduduki Jabatan Administrator atau Jabatan Fungsional Ahli Madya paling tinggi berusia 56 tahun saat pelantikan.
Sedangkan calon yang sedang atau pernah menduduki JPT Pratama paling tinggi berusia 58 tahun saat pelantikan dan harus bersedia tidak mengajukan masa persiapan pensiun apabila diangkat sebagai Sekretaris Daerah.
Persyaratan lainnya mencakup rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas yang baik, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter atau rumah sakit pemerintah serta surat keterangan bebas narkoba.
Pelamar juga harus memiliki penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya baik atau sesuai ekspektasi dalam dua tahun terakhir.
Peserta tidak sedang menjalani proses pemeriksaan pelanggaran disiplin maupun hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
Selain itu, pelamar wajib menyampaikan SPT tahun terakhir, bukti pelaporan LHKPN/LHKASN, riwayat pendidikan dan pelatihan serta daftar riwayat hidup.
Khusus pelamar dari luar Pemerintah Kabupaten Belu, wajib melampirkan rekomendasi atau persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Pendaftaran dan penerimaan berkas dibuka mulai 31 Agustus hingga 14 September 2026 pukul 17.00 WITA.
Pendaftaran dilakukan melalui Aplikasi ASNKarier BKN pada laman ASN Digital.
Selain mendaftar secara daring, pelamar juga diwajibkan menyerahkan dokumen dalam bentuk hard copy dan soft copy kepada Panitia Seleksi.
Berkas hard copy diserahkan kepada Sekretariat Panitia Seleksi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Jalan El Tari Nomor 1, Atambua.
Dokumen yang dipersyaratkan antara lain surat lamaran, ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi, daftar riwayat hidup, persetujuan atasan langsung, rekomendasi atau persetujuan PPK bagi pelamar dari luar Belu, pakta integritas, SK jabatan dan pangkat terakhir, sertifikat diklat, SKP e-Kinerja dua tahun terakhir, bukti SPT, LHKPN/LHKASN, pasfoto, surat keterangan sehat, surat bebas narkoba serta sejumlah surat pernyataan.
Setelah pendaftaran ditutup, Panitia Seleksi melakukan seleksi administrasi pada 15 September 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan secara daring pada 16 September 2026.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi selanjutnya mengikuti seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural pada 17-19 September 2026.
Tahapan dilanjutkan dengan seleksi penulisan makalah pada 21 September 2026, kemudian wawancara akhir pada 22-24 September 2026. Panitia kemudian menggelar rapat akhir pada 26 September 2026.
Hasil penilaian disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian pada 28 September 2026 dan dilaporkan kepada BKN pada 30 September 2026.
Sementara pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 9 Oktober 2026. Panitia menyatakan seluruh jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dan kondisi pelaksanaan seleksi.
Seleksi pengisian jabatan Sekda Belu menggunakan sistem assessment penuh. Peserta yang lolos seleksi administrasi wajib mengikuti uji kompetensi manajerial dan sosial kultural, penulisan makalah serta wawancara akhir.
Penilaian juga mencakup rekam jejak jabatan melalui portofolio dan penelusuran terbatas.
Adapun komposisi nilai akhir terdiri atas rekam jejak 20 persen, Assessment Center 25 persen, Makalah 20 persen dan Wawancara akhir 35 persen.
Berdasarkan hasil seluruh tahapan tersebut, Panitia Seleksi akan menetapkan tiga calon terbaik untuk selanjutnya dilaporkan kepada Bupati Belu.
Dalam surat pengumuman yang dikutip media ini, Panitia Seleksi juga menegaskan bahwa seluruh peserta tidak dipungut biaya selama mengikuti proses seleksi.
“Peserta tidak dipungut biaya selama mengikuti proses seleksi,” demikian tertulis dalam pengumuman tersebut.
Namun, biaya yang dikeluarkan pelamar maupun peserta selama mengikuti tahapan seleksi tidak menjadi tanggungan Panitia Seleksi.
Informasi mengenai pelaksanaan dan hasil seleksi akan diumumkan melalui kanal informasi Pemerintah Kabupaten Belu serta media sosial resmi BKPSDMD dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu.
Ketua Panitia Seleksi, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si, saat dihubungi , membenarkan adanya pengumuman seleksi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa betul dirinya menjadi Ketua Pansel dan terkait seleksi Sekda Belu semua persyaratan telah tercantum dalam surat pengumuman tersebut.
