www.pencarifakta.com.ǁNTT,27 Juli 2026-Pemerintah Kabupaten Ngada kembali memperluas akses layanan pendidikan dengan meresmikan SMP Negeri Rawangkalo di Kecamatan Riung, Senin (27/7/,2026).
Sekolah yang berdiri atas aspirasi masyarakat tersebut diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan bagi anak-anak di wilayah Wangka Raya yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama.
Peresmian SMP Negeri Rawangkalo dilakukan langsung oleh Raymundus Bena dan ditandai dengan pengguntingan pita serta penyembelihan seekor kerbau sebagai ungkapan syukur menurut tradisi masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada, tokoh masyarakat, tokoh adat, para guru, orang tua siswa, dan masyarakat dari sejumlah desa di wilayah Wangka Raya.
Dalam arahannya, Raymundus Bena menjelaskan bahwa berdirinya SMP Negeri Rawangkalo merupakan hasil dari komunikasi dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Menurut Raymundus Bena, sekolah tersebut lahir dari usulan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti melalui mekanisme pemerintahan.
“Permintaan itu datang dari masyarakat. Saya meminta agar diajukan secara resmi, kemudian saya disposisikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan peninjauan lokasi. Setelah hasil kajian menyatakan lokasi layak, maka pemerintah memutuskan mendirikan sekolah ini,” ujar Raymundus Bena.
Raymundus Bena menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat yang terus memperjuangkan hadirnya sekolah tersebut.
Menurut Raymundus Bena, keberhasilan ini merupakan hasil kebersamaan masyarakat dan pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di bidang pendidikan.
Raymundus Bena juga mengakui bahwa sarana dan prasarana sekolah saat ini masih terbatas. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat pemerintah untuk terus melanjutkan pembangunan secara bertahap hingga fasilitas pendidikan di SMP Negeri Rawangkalo semakin memadai.
Kepada Pelaksana Tugas Kepala Sekolah dan para tenaga pendidik SMP Rawangkalo, Raymundus Bena berpesan agar mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai kompetensi yang dimiliki serta mampu membangun budaya belajar yang baik sejak sekolah ini memulai perjalanan pendidikannya.
Pada kesempatan tersebut, Raymundus Bena kembali menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Ngada.
Berbagai program telah dijalankan, mulai dari penyediaan beasiswa daerah, kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, hingga bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik.
Kepada para siswa angkatan pertama SMP Negeri Rawangkalo, Raymundus Bena berpesan agar menjaga semangat belajar karena mereka akan menjadi generasi pertama yang meletakkan fondasi sekolah tersebut.
“Kalian adalah angkatan pertama. Jadilah contoh yang baik, belajar dengan tekun dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tidak ada yang mengetahui seperti apa perjalanan hidup seseorang di masa depan,” pesannya.
Raymundus Bena juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberadaan sekolah yang telah diperjuangkan bersama.
Menurut Raymundus Bena, keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan guru, tetapi juga oleh dukungan masyarakat.
“Saya titip sekolah ini kepada seluruh masyarakat. Mari kita jaga bersama. Bangun kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Raymundus Bena.
Dalam kesempatan itu juga, Raymundus Bena menyerahkan seragam sekolah gratis kepada seluruh peserta didik angkatan pertama SMP Negeri Rawangkalo sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap semangat belajar para siswa.
Usai peresmian, Raymundus Bena melanjutkan kegiatan dengan membuka dialog bersama guru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga.
Berbagai aspirasi disampaikan secara langsung, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan, layanan listrik, tenaga kesehatan, hingga pelayanan dasar lainnya sebagai masukan bagi pemerintah dalam menyusun prioritas pembangunan di wilayah Wangka Raya.
