www.pencarifakta.com.ǁNTT,31 Maret 2026-Persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya berjalan normal.
Meski demikian, harga eceran BBM jenis pertalite masih tinggi yakni Rp 20.000 per botol atau Rp 10.000 per setengah perbotol atau Rp 235.000 per jerigen 20 liter.
Sejumlah pedagang eceran yang secara terpisah ditemui di sejumlah titik dalam Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Senin 30.Maret 2026.diantaranya Vinsen di ruas.jalan raya depan arah Karuni, Irma di ruas jalan Waikelo dan David Ngongo areal dekat SPBU Taworara mengaku sudah lama menggeluti usaha itu.
Ketiganya mengaku membeli bbm jenis pertalite dari langganan sebesar Rp 235.000-Rp 240.0000 per jerigen ukuran 20 liter. Untuk satu jerigen 20 liter bisa mendapatkan keuntungan Rp 60.000-70.000. Kalau isi botol full mendapatkan keuntungan Rp 60.000. Tetapi kalau tidak full, artinya tidak rata sampai tutupan botol maka bisa untung sampai Rp 70.000.
“Sehari bisa mendapatkan keuntungan Rp 150.000-Rp 200.000. Semua tergantung laku tidak pertalite itu. Dari usaha ini bisa hidupi keluarga termasuk biaya anak-anak sekolah,” ujar David Ngongo.
David mengaku sebelumnya berjualan sayur di pasar Obakomi termasuk.berjualan sirih pinang. Tetapi karena modal kurang maka memilih berjualan pertalite saja. Biar untung sedikit tetapi tidak capeh.
Kalau berjualan sayur, harus bangun pagi-pagi ke pasar Obakomi untuk membeli sayur yang dijual bapa mama dari kampung-kampung. Selanjutnya sayur tersebut dijual kembali,” ungkapnya.
Sementara itu pantuan atas pelayanan pengisian BBM di sejumlah SPBU di Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya berjalan normal. Misalnya SPBU Rada Mata dan SPBU Taworara dimana pelayanan bbm berjalan normal. Tidak ada antrean panjang pengisian BBM.
Di SPBU Taworara, tidak melayani kendaraan bernomor polisi luar NTT mengisi bbm jenis pertalite. Kendaraan tersebut langsung diarahkan mengisi pertamax. Walau demikian, masyarakat memahami kebijakan itu. Pelayanan pengisian bbm berjalan lancar.












