www.pencarifakta.com.ǁNTT,15 Februari 2026-Pemerintah Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi ibu-ibu TP PKK tingkat Kecamatan Ranamese melalui program pengelolaan pangan lokal.
Pengelolaan Pangan dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti labu kuning, kacang hijau, talas, ubi jalar, beras, daun kelor, dan ayam yang diolah menjadi berbagai produk makanan tradisional dan moderen.
Proses pengolahan dimulai dari pemilihan bahan baku yang segar dan berkualitas.
Labu kuning diolah menjadi bolu yang lembut dan bernutrisi.
Kacang hijau dimanfaatkan menjadi puding yang kaya protein nabati dan serat.
Talas diolah menjadi brownis yang memiliki cita rasa khas dan tekstur yang unik.
Ubi jalar dibuat menjadi lumpia sebagai inovasi camilan sehat berbasis pangan lokal.
Selain itu, beras diolah menjadi kue lapis beras yang memiliki nilai tradisional dan daya tarik visual melalui lapisan warna yang menarik.
Daging ayam dimanfaatkan sebagai isian lemper yang gurih dan mengenyangkan.
Daun kelor yang kaya akan zat gizi diolah menjadi kuping gajah daun kelor sebagai bentuk diversifikasi pangan sehat. Sementara itu, kue sengkulung dibuat sebagai pelestarian jajanan tradisional berbahan dasar tepung dan gula merah.
Camat Ranamese, Agustinus Harum, Sabtu 14 Februari 2026, menerangkan, pengelolaan Pangan merupakan upaya penting dalam meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal agar lebih bermanfaat, bernilai ekonomi, dan menarik untuk dikonsumsi.
Melalui kegiatan ini, kata dia, pengelolaan pangan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga pada peningkatan kreativitas, nilai gizi, serta peluang usaha masyarakat.
Inovasi dalam mengolah bahan lokal menjadi berbagai produk makanan dapat mendukung ketahanan pangan, mengurangi ketergantungan pada bahan impor, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha kuliner berbasis potensi daerah.












