www.pencarifakta.com.ǁNTT,16 Agustus 2026-30 personel Pasukan Pengibar Bendera Tingkat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) secara resmi dikukuhkan dalam upacara pengukuhan paskibra di Aula Mutis, Sabtu (15/8/2026).
Dalam pengukuhan ini, hadir Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu, Kapolres TTS, AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., Dandim 1621/TTS, Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo, Hakim Pengadilan Negeri Soe, Dewangga, SH., Perwakilan Kejari TTS, Kepala Kantor Agama Kabupaten TTS, Sekretaris Daerah dan jajaran bersama pimpinan OPD, serta para orang tua dari 30 Paskibra.
Pengukuhan berlangsung lancar dan hikmat. Bupati TTS, Eduard Markus Lioe bertindak sebagai inspektur upacara pada pengukuhan ini.
Dalam amanatnya, Eduard menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi sebuah kehormatan dan amanah yang diemban dengan penuh tanggung jawab.
“Pada hari ini, anak-anak telah resmi dikukuhkan sebagai anggota paskibraka Kabupaten Timor Tengah Selatan, ini adalah sebuah kehormatan dan amanah besar yang harus kalian emban dengan penuh tanggung jawab, kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang terpilih untuk mengemban tugas mulia dalam peringatan Detik-detik Upacara Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ungkap Bupati.
Menurutnya pengukuhan ini menjadi momentum untuk semakin memantapkan semangat nasionalisme, patriotisme, serta kedisiplinan dalam diri para anggota paskibra.
“Jadikanlah latihan yang telah kalian jalani sebagai bekal untuk menghadapi tugas-tugas yang akan datang, baik dalam konteks paskibraka maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kalian adalah generasi penerus bangsa, kalian adalah harapan masa depan bangsa,” katanya.
Selain itu, Eduard juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pembina dan pelatih yang telah membimbing, melatih, dan mendampingi putra-putri terbaik daerah ini selama kurang lebih satu bulan penuh.
“Dedikasi dan kesabaran kalian dalam membimbing anggota paskibraka diapresiasi, begitu pula kepada para orang tua/wali, terima kasih atas dukungan dan motivasi yang telah diberikan kepada anak-anak,” ujarnya.
Ia mengajak semua yang hadir untuk memaknai momentum pengukuhan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi kebersamaan dan semangat membangun daerah.
“Selamat bertugas kepada seluruh anggota paskibraka, semoga Upacara Proklamasi Peringatan Kemerdekaan Detik-detikRepublik Indonesia dan Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih pada tanggal 17 agustus 2026 dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tutup Eduard.
Salah satu anggota paskibra yang merupakan petugas pembawa baki dalam upacara peringatan Detik-detik proklamasi, Mery Banunaek menyampaikan ia terharu atas pengukuhan hari ini. Meski telah berlatih sebulan penuh, ia mengakui sedikit demam panggung.
“Saya sangat bersyukur menyelesaikan masa latihan dan bersiap untuk tampil sebagai paskibra. Demam panggung pasti ada, tetapi saya percaya kesuksesan itu ada bagi mereka yang berani, dan saya memilih menjadi berani,” tegasnya usai pengukuhan.
Semua orang tua dan hadirin turut memberikan dukungan dan semangat kepada para anggota paskibra, dan mendoakan kelancaran pelaksanaan upacara peringatan HUT RI.
