Gubernur NTT Minta Kontraktor Kerahkan Alat Berat Buka Akses di Flores Pascagempa 

www.pencarifakta.com.ǁNTT,15 Agustus 2026-Gubernur Nusa Tenggara Timur ( Gubernur NTT ) Emanuel Melkiades Laka Lena meminta seluruh kontraktor yang memiliki alat berat di daratan Flores segera membantu pemerintah membuka akses jalan pascagempa.

Permintaan tersebut disampaikan Melki saat konferensi pers di Mapolda NTT, Sabtu (15/8/2026). 

Ia mengatakan akses jalan menjadi salah satu hal penting yang harus segera dipastikan agar mobilisasi bantuan ke wilayah terdampak tidak terhambat.

“Kami juga minta para kontraktor, sekali lagi ini instruksi dari pemerintah pusat dan provinsi, semua kontraktor yang punya alat berat wajib bantu pemerintah dalam situasi darurat,” kata Melki.

Menurut dia, alat berat milik kontraktor tidak boleh hanya disimpan ketika masyarakat sedang membutuhkan akses untuk mendapatkan bantuan.

“Jadi jangan simpan alat beratnya. Untuk daratan Flores kami minta untuk buka jalan semuanya agar mobilisasi bantuan bisa masuk di semua lini,” ujarnya.

Melki mengatakan penanganan sejumlah ruas jalan yang terdampak longsor telah dilakukan Balai Jalan bersama dinas PUPR di masing-masing kabupaten/kota.

Ia meminta seluruh pihak bergerak bersama untuk memastikan akses menuju wilayah terdampak dapat kembali terbuka.

Dukungan Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan itu, Melki juga menyampaikan pemerintah pusat telah menyiapkan dukungan untuk penanganan pascagempa di Flores.

Ia mengatakan Kepala BNPB dan Menko PMK dijadwalkan akan langsung menuju Flores.

Selain itu, pemerintah provinsi akan mendapat dukungan dua helikopter untuk membantu proses penanganan di wilayah terdampak.

Gubernur NTT juga menyampaikan, dukungan juga datang dari sejumlah kementerian, di antaranya Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kementerian Komunikasi serta Kementerian ESDM.

Melki mengatakan pemerintah juga berupaya memastikan layanan dasar tetap berjalan di tengah kondisi pascagempa.

Menurut Melki, dukungan lintas instansi diperlukan agar penanganan di wilayah terdampak dapat berjalan bersamaan, terutama dalam membuka akses dan mempercepat masuknya bantuan kepada masyarakat .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *