Kadis PUPR Sebut Penanganan Babia akan dimulai dari Jalur Oenitas

www.pencarifakta.com.ǁNTT,24 Juni 2026-Kepala Dinas PUPR Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Martelens Liu, penanganan titik longsor di sebagian wilayah di Kabupaten TTS terus diupayakan dan akan mulai dari titik Oenitas. 

Titik longsor kembali menjadi momok saat hujan berkepanjangan terjadi di Kabupaten TTS. Setelah jalur Oenitas, kini Jalur Babia lumpuh akibat runtuhan tebing yang menutupi jalan. 

“Penanganan Babis akibat runtuhnya tebing akan diangkut dan buang material tersebut. Penanganan rencana mulai hari ini dari Oenitas. Mobilisasi alat dilakukan pagi, sampai siang mulai kerja,” ungkapnya Martelens, Selasa (23/6/2026). 

Hal tersebut karena untuk menjangkau Desa Putun, perlu melewati jalur Oenitas yang saat ini juga rusak parah. Perbaikan jalur tersebut terkendala pada kondisi air yang terus mengalir sehingga perbaikan yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu menjadi tidak efektif. 

Selain itu Camat Nunkolo, Elam Metkono, menyampaikan bahwa kondisi longsor jalur babia terjadi pada Sabtu (19/6/2026) lalu, dan pemerintah Desa Putun telah diminta untuk gotong royong untuk membersihkan bahu jalan yang tertutup material longsor. 

“Jalur Babia sejak Sabtu kemarin terjadi longsor dan menutup bahu jalan sehingga arus lalulintas jalan sulit dilewati baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Saya minta kepala desa Putun tuk gerakan masyarakat supaya gotong royong bersihkan bahu jalan yg tertutup karna longsor,” jelas Camat Nunkolo. 

Ia menuturkan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi dari pendamping desa bahwa kepala desa bersama masyarakat sudag berusaha untuk membersihkan jalan tersebut. 

Berdasarkan keterangan Camat Nunkolo, Jalur Babia dilalui oleh masyarakat dari Kecamatan Toianas, Boking, Nunkolo dan termasuk Kecamatan Santian. Akibat jalur Santian Oinlasi yang saat ini juga jalan putus di desa Netutnana jadi kendaraan roda empat juga harus putar lewat Babia baru tembus Oinlasi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *