Dinilai Miliki Potensi,Rote Ndao Dilirik Investor China Untuk Pengembangan EBT Berbasis Tenaga Surya

www.pencarifakta.com.ǁNTT,21 Juni 2026-Kabupaten Rote Ndao, wilayah paling selatan Indonesia kini tengah dilirik oleh investor China untuk pengembangan infrastruktur Energi Baru Terbarukan atau EBT) berbasis tenaga surya (solar panel).

Kabupaten Rote Ndao dinilai memiliki potensi untuk energi baru terbarukan itu.

​Langkah strategis ini mulai dimatangkan lewat kunjungan lapangan tim Investor China bersama mitranya, Wim Tangkalisan, yang diterima langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, di ruang kerjanya.

Kunjungan ini merupakan komitmen lanjutan dari penjajakan awal yang sebelumnya telah dilakukan di Jakarta pada 2 April 2026 lalu. 

Kali ini, pihak investor turun langsung ke lapangan untuk memetakan potensi wilayah dan kesiapan infrastruktur pendukung di Rote Ndao.

​Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menuturkan bahwa kehadiran investasi EBT ini sangat krusial bagi daerah kepulauan seperti Rote Ndao.

Pemanfaatan energi surya dinilai menjadi jawaban konkret atas tantangan pemenuhan kebutuhan listrik dan kemandirian energi di beranda depan NKRI.

​”Kedatangan mereka bertujuan melakukan survei lapangan dan melihat secara langsung potensi yang dimiliki daerah, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan dan infrastruktur pendukungnya,” pungkas Paulus, Minggu (21/6/2026).

​Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membuka pintu lebar-lebar bagi investasi ini. 

Paulus juga berharap kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan daerah, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

​”Kami berharap kerja sama ini mampu mendorong investasi, memperkuat ketersediaan energi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat Rote Ndao,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *