Polres TTU Beberkan Kronologi Lakalantas Renggut Nyawa Seorang Pelajar di Desa Saenam

www.pencarifakta.com.ǁNTT,16 Februari 2026-Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), AKBP Eliana Papote melalui Kasi Humas Polres TTU, IPDA Markus Wilco Mitang membeberkan kronologi kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pelajar berinisial AP (12).

Ia mengatakan, sebelum kecelakaan itu terjadi, FYA mengendarai sepeda motor Honda Revo tanpa nomor polisi dengan FYA membonceng dua orang penumpang berinisial LAL dan AP melaju dari arah Eban menuju ke Bijaesunan (arah Kecamatan Mutis).

Saat tiba di TKP dengan kondisi jalan turunan dan tikungan ke arah kanan. Pengendara kendaraan memacu kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Dikatakan Wilco, kendaraan tersebut mengalami rem blong dan menyebabkan kendaraan tersebut hilang kendali saat tiba di tikungan kanan. Hal ini mengakibatkan kendaraan tersebut keluar jalur ke kiri kemudian terjatuh. 

Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara dan penumpang mengalami luka ringan, sedangkan penumpang AP mengalami luka terbuka di kepala bagian belakang dan meninggal dunia.

Menurutnya, Satlantas Polres TTU menerima laporan lakalantas tersebut pada Minggu, 15 Februari 2026, sekira pukul 16. 00 Wita.

Ia menjelaskan, usai menerima informasi tersebut, Satlantas Polres TTU langsung mendatangi TKP, mengamankan BB serta mencatat identitas saksi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun , pengendara dan penumpang sepeda motor yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Oenak-Saenam, di Kampung Oenun, Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, NTT dikabarkan hendak kembali ke kediaman mereka usai berpose di Bukit Bijaesunan. Bukit ini merupakan salah spot foto menarik di wilayah Kecamatan Miomaffo Barat.

Korban meninggal dunia, AP (12) ini mengalami luka serius di bagian kepala. Korban AP mengalami luka terbuka pada kepala bagian belakang.

Usai mengalami kecelakaan lalu lintas, pengendara dan penumpang sepeda motor ini kemudian dievakuasi dan dilarikan oleh warga yang berada di sekitar TKP ke Puskesmas Eban untuk menerima perawatan medis.

Penumpang berinisial LAL dikabarkan mengalami luka lecet pada kedua kaki serta tangan dan pengendara sepeda motor, FYA mengalami luka lecet pada paha bagian kiri.

Korban kecelakaan maut berinisial AP (12) meninggal dunia setelah dilarikan ke Puskesmas Eban. Korban sempat dirawat beberapa saat di Puskesmas Eban setelah insiden itu terjadi.

Selain korban meninggal dunia, pengendara sepeda motor berinisial FYA (13) dan seorang penumpang lainnya berinisial LAL (14) juga dilarikan ke Puskesmas Eban usai mengalami kecelakaan.

“Tapi (korban) yang meninggal dunia ini, sempat dirawat di Puskesmas Eban sebentar dan langsung meninggal dunia,” ujar.

Pengendara dan penumpang sepeda motor merupakan anak di bawah umur. Saat mengendarai sepeda motor naas itu, mereka tidak mengenakan helm.

Lokasi kecelakaan tersebut berada tak jauh dari pemukiman warga Desa Saenam. Kendaraan ini mengalami kecelakaan tunggal tepat di jalan turunan. Kendati demikian, kondisi arus lalu lintas sepi dan cuaca cerah.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Oenak – Saenam, di Kampung Oenun, Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, 15 Februari 2026. Kecelakaan tunggal ini terjadi sekira pukul 15.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun , kecelakaan tunggal ini melibatkan satu unit Sepeda Motor Honda Revo warna hitam tanpa nomor polisi. Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pelajar berinisial AP (12).

Kendaraan naas ini dikendarai oleh FYA (13) dengan membonceng dua penumpang yakni LAL (14) dan korban meninggal dunia, AP (12). Sementara pengendara dan satu orang penumpang lainnya mengalami luka lecet.

Kendaraan sepeda motor ini diduga dikendarai dengan kecepatan tinggi hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas ini terjadi.

Korban meninggal dunia merupakan seorang pelajar yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *