www.pencarifakta.com.ǁNTT,17 Januari 2026-Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, S.H., M.H., terkait rencana pembangunan jembatan permanen di Sungai Lowolaka, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi darurat akses transportasi warga antara Desa Fataatu Timur dan Desa Aendoko yang selama ini hanya mengandalkan penyeberangan sungai.
Saat musim hujan, Sungai Lowolaka kerap meluap dengan arus deras sehingga membahayakan keselamatan masyarakat, termasuk pelajar dan ibu hamil.
Kapolres Ende menegaskan, pembangunan jembatan permanen merupakan solusi jangka panjang untuk menjamin keselamatan serta kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Ende berkomitmen mengupayakan pembangunan jembatan tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 90 meter.
Hal tersebut ia sampaikan saat turun langsung meninjau lokasi banjir Sungai Lowolaka sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Jumat (16/1/2026).
“Kami sangat prihatin melihat kondisi ini. Itulah sebabnya Polri hadir, tidak hanya untuk melihat, tetapi juga untuk bertindak dan membantu masyarakat secara langsung,” ujar Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata.
Sambil menunggu realisasi pembangunan, Polres Ende akan terus melakukan langkah pengamanan dengan menyiagakan personel di sekitar lokasi penyeberangan serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir dan cuaca ekstrem.












