www.pencarifakta.com.ǁNTT,5 Desember 2025-Stasiun Meteorologi Komodo, Labuan Bajo Manggarai Barat memberikan sinyal curah hujan sudah dimulai sejak November 2025 hingga mencapai puncak yang diperkirakan pada Januari 2026.
Demikian disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, Maria Seran saat ditemui di Kantor BMKG Komodo, Jalan Yohanes Sehadun, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis (4/12/2025).
Pada periode musim hujan di tahun 2025 menuju 2026 ini diikuti dengan fenomena La Nina lemah. Dalam siaran pers BMKG pusat sudah menyampaikan hal demikian.
“Ketika terjadi La Nina lemah mengikuti musim hujan maka curah hujan akan berdampak curah hujan yang agak lebih tinggi,” jelas Maria.
Ia menuturkan, biasanya untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, pada periode Desember atau bahkan dari November November sampai dengan April, pertumbuhan bibit siklon di samudra Hindia Nusa Tenggara itu biasanya cukup intens.
Kata Maria, hal tersebut sudah biasa terjadi setiap tahun. Ketika terjadi pertumbuhan bibit siklon, musim hujan akan lebih ekstrim terjadi.
“Artinya ada penambahan curah hujan yang lebih intensif,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipatif, Maria mengatakan telah bersurat kepada lembaga pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat agar menghimbau masyarakat.
“Tentu kepada dinas-dinas teknis yang masih benririsan dengan musim hujan. Seperti dinas pertanian, BPBD,dan lainnya,” pungkasnya.
Pantauan Kamis (4/12/2025), siang sempat terjadi hujan sekitar 30 meni, mengguyur Kota Labuan Bajo.












