www.pencarifakta.com.ǁNTT,10 Januari 2026-PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali membangun gedung sekolah permanen untuk UPTD SMPN 5 Oepoli, Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang.
Pembangunan gedung permanen untuk UPTD SMPN 5 Oepoli ini kolaborasi antara PT PLN dengan TNI.
Peresmian gedung sekolah ini dilakukan oleh Senior Manager Transmisi dan Distribusi (SRM TnD) PLN UIW NTT, Suparje Wardiyoni bersama Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, Kamis (8/1/2026).
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan, pembangunan sekolah ini merupakan pengejawantahan motto PLN “Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik”.
“Di wilayah perbatasan, sekolah ini bukan sekadar beton dan semen, melainkan simbol kedaulatan negara dan investasi masa depan. Kami ingin memastikan anak-anak bangsa di pelosok NTT mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa harus merasa tertinggal dari saudara-saudaranya di kota besar,” ungkap Eko.
Eko menambahkan melalui komitmen TJSL, PLN akan terus hadir menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi lokal.
Dukungan PLN tidak hanya menyentuh fisik bangunan, tetapi juga memastikan ekosistem belajar dan mengajar yang sehat.
Fasilitas yang diserahkan meliputi, 3 ruang kelas modern dan 1 ruang guru yang representatif, fasilitas sanitasi (MCK) yang layak dan pembangunan sumur bor untuk akses air bersih, meubeler lengkap (meja, kursi dan lemari) yang ergonomis untuk mendukung konsentrasi kegiatan belajar mengajar di kelas.
Trayanus Oktovianus Mikael Kameo, tokoh adat Amfoang Timur mengenang masa sulit saat awal pembangunan sekolah tahun 2017. Meski telah mengantongi izin operasional, mereka tidak memiliki gedung.
“Dulu masyarakat swadaya membangun kelas dari material seadanya—atap daun dan dinding bebak (pelepah gewang). Melalui pergumulan panjang, doa kami terjawab di tahun 2025 melalui PLN bersama TNI. Kami berharap kolaborasi antara PLN, TNI, dan Pemerintah Daerah ini terus berlanjut karena masih banyak sekolah di perbatasan yang butuh uluran tangan,” tuturnya penuh harap.
Kebahagiaan serupa terpancar dari Otniel Putbenu, siswa kelas VIII. Matanya berbinar saat menceritakan perbedaan ruangan kelas barunya.
“Dulu kelas kami panas, berdebu, dan sering bocor saat hujan. Sekarang sudah ada tembok, lantai keramik, lampu, dan air bersih. Kami jadi lebih semangat belajar untuk meraih cita-cita,” kata Otniel.
Hadirnya gedung baru UPTD SMPN 5 Oepoli diharapkan menjadi “Kawah Candradimuka” bagi lahirnya sumber daya manusia unggul dari perbatasan Timur Indonesia demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
PLN berkomitmen untuk terus membawa terang—bukan hanya melalui energi listrik, tetapi juga melalui pemberdayaan yang memanusiakan manusia.












