www.pencarifakta.com.ǁNTT,3 Mei 2026-Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rote Ndao serta Diaspora Rote Ndao melaksanakan Panen Jagung Hibrida di lahan seluas 4 hektar yang berlokasi di Desa Limakoli, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, Ketua Kadin Rote Ndao Simson Polin, Ketua Diaspora Rote Ndao Alfred H J Zacharias, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rote Ndao Nixon Molelanik Balukh dan pemilik lahan Mikris Nalle.
Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan mengatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya program jagung hibrida yang digarap petani.
“Kami akan mendukung apa pun yang dilakukan oleh petani,” tuturnya.
Apremoi mengungkapkan, panen ini sebagai langkah awal untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat melalui sektor pertanian.
Untuk mendukung produktivitas, tambah dia, lahan pertanian tersebut juga telah dilengkapi fasilitas sumur bor sebagai sumber air irigasi.
Apremoi juga menyampaikan, hal ini dapat menjaga keberlanjutan produksi, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pemilik lahan, Mikris Nalle menyampaikan optimisme bahwa lahan yang dikelola berpotensi menghasilkan hingga tiga kali panen dalam setahun.
Ia menjelaskan, dari total potensi lahan sekitar 200 hektar, baru 4 hektar yang saat ini dimanfaatkan untuk penanaman jagung hibrida.
Diungkapkan Mikris, pengelolaan lahan tersebut turut melibatkan masyarakat sekitar Desa Limakoli dengan sistem upah kerja sebesar Rp 1,5 juta per orang.
Ke depan, ia berencana memperluas area tanam guna meningkatkan produksi jagung, khususnya untuk mendukung kebutuhan pakan ternak di Rote Ndao.
Ia menyebutkan, meski saat ini skala produksi masih terbatas, pasar jagung sudah tersedia dengan harga sekitar Rp 6.000 per kilogram yang diserap oleh peternak ayam di wilayah tersebut.












