Polisi Bagi-bagi Alat Tulis untuk 100 Pelajar Kurang Mampu di Ende

www.pencarifakta.com.ǁNTT,6 Februari 2026-Senyum bahagia terpancar dari wajah ratusan siswa SDI Ende 12 dan SDK Mbomba, Kamis (5/2/2026). 

Kehadiran Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla bersama jajaran dan Bhayangkari bukan untuk urusan kamtibmas, melainkan membawa harapan baru bagi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.

Sekitar pukul 11.00 Wita, Kapolres Ende turun langsung menyalurkan bantuan sosial berupa tas sekolah dan alat tulis lengkap kepada 100 siswa-siswi kurang mampu.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak di sekolah yang berada di wilayah tertinggal.

Mengusung slogan Polri untuk Masyarakat, aksi bhakti sosial ini menyasar siswa yang tetap bersemangat menuntut ilmu meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Saat mengunjungi SDI Ende 12 di Kelurahan Kotaratu, AKBP Yudhi Franata yang didampingi Ketua Bhayangkari menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru dan siswa di ruang IT sekolah. D

Dengan gaya humanis, AKBP Yudhi Franata memberikan motivasi agar para siswa tidak berkecil hati dengan kondisi yang mereka hadapi.

Di sela-sela kegiatan, AKBP Yudhi mengungkapkan, kegiatan ini berawal dari laporan mengenai kondisi beberapa siswa yang tetap bersekolah meski serba kekurangan.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami bersama anggota dan Bhayangkari turun langsung memberikan tas, alat tulis, dan kelengkapan sekolah lainnya. Keterbatasan materi jangan pernah menjadi hambatan untuk meraih sukses. Kalian adalah generasi penerus dan harapan bangsa. Tetap semangat belajar,” ujar AKBP Yudhi Franata.

Selain menyerahkan bantuan, orang nomor satu di jajaran Polres Ende itu juga memberikan suntikan motivasi kepada siswa kelas III hingga kelas VI. 

Ia menegaskan, perjalanan mereka masih panjang dan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.

“Kami ingin mereka tetap semangat, karena menuntut ilmu itu wajib sampai ke liang lahat. Jangan sampai ada kejadian seperti di daerah lain, di mana anak-anak putus sekolah hanya karena kekurangan perlengkapan,” tegasnya.

Langkah proaktif ini juga bertujuan menjaga mental anak-anak agar tidak merasa rendah diri atau tertekan akibat kondisi ekonomi keluarga. 

Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan para siswa dapat lebih fokus belajar dan mengejar impian tanpa rasa cemas.

Usai dari SDI Ende 12, rombongan Kapolres Ende melanjutkan perjalanan ke Desa Gheoghoma untuk mengunjungi SDK Mbomba. 

Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh, semangat Polri untuk mendukung dunia pendidikan tidak surut. 

Di sekolah tersebut, sebanyak 14 siswa menerima bantuan serupa.

Kapolres Ende kembali menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk ketulusan Polres Ende dalam mendukung sarana belajar anak-anak di Kabupaten Ende agar semakin giat menggapai cita-cita mereka.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDI Ende 12, Nurdiana, S.Pd.SD., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolres Ende dan Ketua Bhayangkari atas perhatian yang diberikan kepada para siswa.

“Sebagai kepala sekolah, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari. Bantuan ini sangat membantu siswa kami yang benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu,” ungkap Nurdiana.

Ia mengakui kondisi ekonomi orang tua siswa yang mayoritas berada di bawah garis kecukupan sering menjadi beban tersendiri bagi pihak sekolah. 

Kehadiran Polres Ende, menurutnya, membawa kebahagiaan sekaligus haru.

“Jujur Pak, rasa gembira itu bercampur dengan rasa sedih. Saya melihat sendiri bagaimana kondisi anak-anak kami. Dengan adanya bantuan ini, kami di sekolah merasa lebih termotivasi untuk terus mendidik mereka,” tambahnya.

Nurdiana juga berharap jalinan silaturahmi dan kepedulian ini dapat terus berlanjut. 

Ia berharap Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

“Harapan kami, jika ada waktu dan kesempatan ke depan, kami sangat berharap bapak dan ibu bisa kembali mengunjungi kami,” pungkasnya.